Senin, 11 Juni 2012

Sastra Cyber


Pengertian Sastra Cyber
Sastra cyber adalah karya sastra yang dikerjakan dan dipublikasikan melalui medium internet atau teknologi informatika.
Pengertian facebook menurut wikipedia berbahasa indonesia adalah sebuah situs web jejaring social.
Dapat juga diartikan facebook adalah sebuah web jejaring sosial yang didirikan oleh mark zuckerberg dan diluncurkan pada 4 Februari 2004 yang memungkinkan para pengguna dapat menambahkan profil dengan foto, kontak, ataupun informasi personil lainnya dan dapat bergabung dalam komunitas untuk melakukan koneksi dan berinteraksi dengan pengguna lainnya.
Sejarah Facebook
                Berawal ketika Mark Zuckerberg, seorang mahasiswa Harvard kelahiran 14 Mei 1984 dan mantan murid Ardsley High School membuat situs jejaring sosial facebook. Yang pada mulanya pengunaannya hanya diperuntukkan bagi mahasiswa dari Harvard College. Dalam dua bulan selanjutnya, keanggotaannya diperluas ke sekolah lain di wilayah Boston (Boston College, Universitas Boston, MIT, Tufts), Rochester, Stanford, NYU, Northwestern, dan semua sekolah yang termasuk dalam Ivy League. Banyak perguruan tinggi lain yang selanjutnya ditambahkan berturut-turut dalam kurun waktu satu tahun setelah peluncurannya. Akhirnya, orang-orang yang memiliki alamat surat-e suatu universitas (seperti: .edu, .ac, .uk, dll) dari seluruh dunia dapat juga bergabung dengan situs jejaring sosial ini. Sampai akhirnya, pada September 2006 Facebook mulai membuka pendaftaran bagi siapa saja yang memiliki alamat email.
                Pada waktu itu beberapa perusahaan besar seperti friendster, Viacom, bahkan Yahoo tertarik untuk membeli/mengakuisisi facebook. Tapi semua tawaran tersebut ditolak oleh Mark Zuckerberg sebagai pendiri Facebook meskipun harga yang ditawarkan terbilang fantastis. Friendster menawar 10 juta US dollar, Viacom 750 juta US dollar, dan yahoo 1 Milyar US dollar.
                Pada akhirnya, langkah yang diambil zuckerberg tersebut sangatlah tepat karena facebook terus berkembang dan pada 2007 terdapat penambahan 200 ribu account baru perharinya. Lebih dari 25 juta user aktif menggunakan Facebook setiap harinya. Sampai pada 2009, penghasilan facebook mencapai nominal 800 juta US dollar. Malahan di tahun 2010 ini ditaksir angka itu akan melambung mencapai lebih dari 1 Milyar US dollar.


Nilai sastra yang ada di facebook
                Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan di media sosial yang terkenal dengan “like this” itu adalah bersastra. Berbagai tulisan fiksi dapat diposting di wall media tersebut.
Seseorang dapat menulis cerpen, puisi, atau berita pada menu status atau note. Jika ingin lebih serius latihan menulis bersama, seseorang dapat bergabung pada menu grup di jejaring sosial itu, yang khusus membicarakan dunia tulis-menulis. (Agus Pribadi, 2012).
            Jika tulisan yang diposting menarik, maka akan mendapatkan apresiasi dari pembaca. Dapat berupa “like”, masukan ataupun pujian. Hal itu tentu akan sangat menarik.
                Seorang yang berada di London dapat berdiskusi tentang cerpen dengan seorang yang berada di Banyumas. Tentunya akan menghemat waktu dan biaya. Kalau dulu orang harus bertemu langsung untuk berdiskusi. Sekarang bisa berdiskusi di tempat masing-masing di belahan dunia yang berbeda. Sebuah buku antologi dapat diterbitkan bersama meskipun para penulisnya belum pernah bertatap muka secara langsung. Hal itu salah satunya dapat dilakukan melalui facebook.
Bersastra melalui facebook akan menghemat tenaga, waktu dan biaya. Kita tidak perlu bertemu secara langsung untuk berdiskusi. Hal itu akan menghemat tenaga. Waktu kita juga bisa kita sesuaikan. Bisa sambil menyelam minum air. Misalnya berdiskusi sambil makan, tiduran, membaca buku, mengerjakan pekerjaan rumah dan lain-lain. Sekarang biaya pulsa modem relatif murah. Dengan uang lima puluh ribu dapat online satu bulan penuh selama 24 jam sehari.
Bukan Sastra Facebook
Meskipun proses kreatif dilakukan melalui facebook, namun sastra yang dihasilkan bukan berarti bernama sastra facebook. Analoginya jika dulu banyak yang menulis di buku besar, bukan berarti karya yang dihasilkan bernama sastra buku besar.
Facebook merupakan salah satu media di era teknologi informasi ini. Jika kegiatan yang dilakukan adalah bersastra, maka hasilnya pun merupakan sastra. Tak ada embel-embel media yang digunakannya, misalkan sastra facebook, sastra instan, dan lain-lain. Adapun jika teknologi informasi itu mempengaruhi karya yang dihasilkan bisa jadi memang benar adanya.
Facebook telah membawa lebih banyak lagi manusia untuk gemar menulis. Menulis apa saja yang dapat dimengerti orang lain. Hal itu membawa implikasi bahwa setiap orang mempunyai peluang yang sama untuk bisa menulis.
Facebook merupakan salah satu media sosial yang dapat digunakan untuk mengasah kemampuan menulis. Diantara gemerlap teknologi informasi lainnya yang ada, misalnya twitter, blog, dll.
Jika Anda berminat, jangan ragu. Mari bersastra melalui facebook!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar